Tag Archives: tasydid

SOP KETUKAN SKRIP MUSHAF RASM AL-UTSMANI

30 Sep

TUTORIAL METODE KETUKAN

SKRIP MUSHAF RASM AL-UTSMANI

(ALQURAN MADINAH)

Inilah urutan/jenjang materi teknik mengetuk simbol pada mushaf rasm al-utsmani (alquran madinah). Agar mendapatkan pengetahuan yang lengkap, usahakan anda mengikutinya secara urut sehingga pengetahuan anda akan bertambah berjenjang secara sistematis.

Berikut ini adalah urutan materi untuk memahami teknik ketukan sehingga diperoleh bacaan alquran bertekstur tartil.

  1. Tekstur TARTIL

.1

  1. Ringkasan Mengetuk SIMULATOR TARTIL

.2

  1. SOP Ketukan Simbol Fathah, Kasrah & Dlommah

.3

  1. SOP Ketukan Huruf Ulur/Mad

.4

  1. SOP Ketukan TANWIN IZH-HAR

.5

  1. SOP Ketukan NUN SUKUN

.6

  1. SOP Ketukan TANWIN DENGUNG

.7

  1. SOP Ketukan NUN POLOS

.8

  1. SOP Ketukan TASYDID

.9

  1. SOP Ketukan HAMZAH WASHAL berbunyi A

.10

  1. SOP Ketukan HAMZAH WASHAL berbunyi U/I

.11

  1. SOP Ketukan NUN WIQOYAH

.12

13. SOP Ketukan LAFAZH ALLAAH

.13

 

14. Simulasi Tartil 3 Speed Surat Attakaatsur

.14

15. SOP Ketukan Simbol ALIS

16. Teknik Waqof Bagian 1

17. Teknik Waqof Bagian 2

 

18. SOP Ketukan Huruf Muqotho’ah

 

19. Skrip dan Sifat Bunyi ‘N’

 

20. Skrip Instruksi Bunyi DENGUNG

 

21. Skrip BEBAS KETUKAN

 

 

22. MENGENAL ALQURAN RASM UTSMANI

Video ini diterbitkan oleh:

Markaz MTQ Bina Alqur’an

Jalan Curug Hilir nomor 30 RT 004 RW 009 Kel. Curug

Kec. Bojongsari, Kota Depok – 16517

HP  083 807 347 267

Google Map, Alamat dan Rute klik di sini

Advertisements

Satu Khuruf ber-Tasydid = 2 ketukan

20 Oct

Saudaraku…..

Kita reviev dulu dua point pokok sebelumnya, bahwa:

1. Satu khuruf, satu ketukan

2. Spasi tidak di ketuk

3. Khuruf sukun (mati), tetap diketuk

 

Nah… sekarang kita tambah satu pembahasan lagi tentang hak ketukan khuruf bertasydid.

Saudaraku….

Khuruf bertasydid, mempunyai hak 2 ketukan. Mengapa 2 ketukan ? Karena pada dasarnya, khuruf bertasydid itu adalah khuruf sama berganda. Namun untuk penyederhanaan, cukup ditulis satu khuruf saja dan ditandai dengan tasdid.

Mari kita simak, pola ketukan khuruf bertasydid sebagaimana contoh kasus berikut. Perhatikan khuruf yang berwarna merah. Khuruf JIM bertasydid.

 

Pada ketukan ke-2, anda akan mengucapkan “’AJ”. Tahan lidah anda pada posisi khuruf  “J” hingga ketukan ke-4 dan lepaskan bersamaan dengan pengucapan “JA” pada ketukan ke-4.

Saudaraku…

Hak 2 ketukan pada khuruf bertasydid, tidak berlaku pada dua khuruf yaitu khuruf “MIM” bertasydid dan khuruf “NUN” bertasydid.  Pada khuruf MIM dan NUN, berlaku hukum sendiri, dimana hak ketukannya malah bertambah menjadi 4 ketukan. Untuk penjelasan lebih lanjut, akan dibahas di materi tentang GHUNNAH.

Demikian hak ketukan pada khuruf bertasydid (berlaku untuk khuruf-khuruf selain khuruf MIM dan NUN). Mudah-mudahan bermanfaat.

 

Ingat terus….. “KHURUF BERTASYDID, berhak mendapat 2 ketukan”

TASYDID Memendekkan Ketukan

20 Oct

Saudaraku…

 

Pada tulisan sebelumnya, TASYDID (tanda khuruf ganda) mempunyai hak dua ketukan.
Tahukan anda, bahwa tasydid, juga sering muncul dengan tabiat menghapuskan ketukan beberapa khuruf sebelumnya ?

 

Terkadang, tasydid menghapus ketukan satu khuruf atau bahkan menghapus beberapa khuruf sekaligus.

 

Perhatikan penggalan ayat berikut:

 

Pada kasus idghom bilaghunnah seperti di atas, sifat nun mati memang langsung masuk ke khuruf RO. Sehingga khuruf NUN tidak mendapatkan ketukan, karena langsung loncat ke khuruf RO. (RO sendiri mendapat hak 2 ketukan karena ia bertasydid)

Atau paerhatikan lagi contoh berikut:

 

Pada kasus AL SYAMSIYAH seperti di atas, pembacaannya memang langsung masuk (bertasydid) ke khuruf SIN. Sehingga khuruf sebelumnya tidak mendapatkan ketukan, karena langsung loncat ke khuruf SIN.  (SIN sendiri mendapat hak 2 ketukan karena ia bertasydid).

Demikianlah sifat tasydid yang menghapus satu atau beberapa khuruf sebelumnya.

MAD TAMKIN

17 Oct

Mad Tamkin yaitu mad yang terdapat pada huruf ya’ berganda, dimana Ya yang pertama bersimbol Tasydid Kasroh, dan Ya yang kedua bersimbol sukun/mati. Syaratnya adalah apabila ia tidak diikuti lagi dengan khuruf hidup yang dimatikan (karena ada di akhir bacaan), karena kasus demikian itu akan berubah nama menjadi Mad ‘Aridl Lissukun.

Panjang Mad Tamkin adalah 2 ketukan saja.

Contoh Mad Tamkin adalah:

 

Bagaimana cara membacanya ?