Archive | Makhroj RSS feed for this section

Kamu Ga Pingin Sinau Baca Qur’an ?

23 Feb

Hai….  Apa kabar ?  Stop dulu browsing-mu. Ngobrol dulu bentar nyo’ …. ?!

Kamu lagi bingung ya ? Bagaimana cara belajar Alquran yang efektif, dari mana harus memulai belajar atau sebenarnya harus belajar apa lagi setelah itu ?

Ga usah bingung.. ! Konsultasikan ke MTQ Bina Alqur’an aja. Kamu akan diberitahu kadar kemampuanmu. Dan setelah itu,  kamu akan diarahkan, bila menginginkan lanjut belajar dengan hasil maksimal. MTQ Bina Alqur’an menyiapkan menu belajar sesuai kadar kemampuanmu, dari NOL hingga mahir

Inilah tahapan yang akan kamu lalui, bila kamu konsultasi ke Bina Alqur’an.

 

Brainstorming

Awal datang, kamu akan ditanya, sudah bisa membaca Alqur’an apa belum. Bila kamu jawab belum bisa, belum pernah belajar, kamu akan langsung direkomendasikan mengikuti kelas Bimbingan Belajar Alqur’an dari NOL pisan.

Bila kamu jawab sudah pernah belajar, kamu akan disuruh membaca Alqur’an beberapa baris. Jangan grogi ! Langkah ini hanya untuk mengukur bacaanmu. Sudah tartil apa belum bacaanmu itu.

Bila ternyata bacaanmu masih pletak-pletuk, sering ketukar huruf, berenti baca tiap 2 huruf (mikir), bacanya belum lancar, kamu akan direkomendasikan untuk mengikuti kelas Bimbingan Belajar Alqur’an dari NOL pisan.

Bila bacaanmu sudah lancar tapi belum tartil, mahrojnya salah, panjang pendeknya ga karuan, bacaan dengungnya ga ketahuan, bunyi qolqolahnya ketelen (ga muncul), cara berhenti bacanya ngawur, kamu akan direkomendasikan untuk mengikuti kelas Bimbingan Terapi Tartil atau Bimbingan Tahsin.

Bila sudah tartil, kamu akan direkomendasikan untuk mengikuti kelas Bimbingan Tahsin/Tahfizh. Rekomendasi ke kelas Tahsin, bila bacaanmu masih terdapat beberapa kesalahan. Rekomendasi ke kelas Tahfizh, menghafal, itu bila bacaanmu sudah bagus tanpa kesalahan.

Jadi, enjoy aja ya…. setelah brainstorming ini, kamu jadi tahu tingkatan bacaan kamu, dan kamu sendiri yang putusin, mau lanjut belajar atau tidak. Kalau mau lanjut belajar, tinggal ngisi formulir pendaftaran.

Kalau kamu mau lanjut belajar, inilah menu pelajaran sesuai tingkatanmu…. !

 

Bimbingan Belajar dari NOL pisan (Selama 1 bulan, 8 pertemuan)

Kelas ini, untuk kamu yang baru mau belajar (belum tahu huruf) atau kamu yang bacaannya masih pletak-pletuk, sering ketukar huruf, berenti baca tiap 2 huruf (mikir), bacanya belum lancar.

Di kelas ini, kamu akan dibimbing menghafal huruf secara cepat, tepat dan akurat dengan cara melihat, mendengar, membaca dan menulis huruf-huruf itu. Nulis ? He he he….. heran ya ? Iya. Kamu diajari nulis huruf-huruf arab. Jadi nanti kamu bisa nulis langsung huruf sambung. Setelah itu, kamu akan segera tahu, bahwa sebenarnya nulis arab itu gampang lho…

Dengan 5 macam pola berikut, kamu cukup belajar menghafal huruf arab dalam 5 pertemuan. Hafal dan paham lekak lekuk tulisannya. Huih…. !!

mapping huruf sambung

Pelan tapi pasti, kamu akan belajar niruin deret-deret huruf ini, sekaligus dibimbing cara membacanya dengan SOP Tartilnya. Weleh weleeeeh.. !

pola clurit

Jangan khawatir, tanganmu yang masih kaku buat nulis, akan dibimbing nebelin tulisan dulu kaya gini. Alaamaaaaaak…..

pola clurit latihan

Setelah itu, baru kamu disuruh nulis sendiri. Kalo terus belajar, moso iyo tangane kaku terus si… Pelan tapi pasti, kamu bakalan pinter nulis juga. Kalo kamu pinter nulisnya, pasti kamu juga pinter bacanya.

Nah… setelah kamu hafal 28 huruf, kamu akan langsung diajak berselancar membaca. Kamu akan langsung dapat materi Standard Operating Procedure (SOP) Tartil Dasar. Walau masih NOL pisan, kamu sudah langsung dikenalin prototip bacaan tartil kaya apa, dan kamu langsung dibimbing tartil. Woow…. keren niiiih……. !

Di pengenalan SOP Tartil dasar, kelas NOL pisan, kamu dapat materi ketukan ini. Kamu akan dibimbing nutul, ngetuk atu atu. Instrukturmu sabar-sabar orangnya. Lucu-lucu juga. Jadi… ga perlu takut keluar keringat dingin.

Simbol bernilai 1 ketukan dan SOP pengetukannya

  k1 gabung

Simbol bernilai 2 ketukan dan SOP pengetukannya

k2-tanwin dan tasydid

Simbol bernilai 3 ketukan dan SOP pengetukannya

k3-gabung

Simbol bernilai 4 ketukan dan SOP pengetukannya

k4 gabung

 Ko’ ribed ya ? Ngga juga si…. Itu terlihat ribed karena kamu belum kenal. Makanya harus belajar. Dateng dan belajar bareng guru. Semua jadi mudah. Kalo otodidak ya jadi susah dan ribed pahaminnya. Di kelas, kamu akan diajari cara yang simpel menghafal SOP itu, cepat, otomatis, tanpa perlu dihafal.

 

Bimbingan Terapi Tartil  (Selama 1 bulan, 8 pertemuan)

Kelas ini, untuk kamu yang sudah lancar baca tapi belum tartil, mahrojnya salah, panjang pendeknya ga karuan, bacaan dengungnya ga ketahuan, bunyi qolqolahnya ketelen (ga muncul), cara berhenti bacanya ngawur.

Bacaan kamu yang belum tartil, akan disetel ulang. Ditata ulang. Dikencengin kalo ada yang kendor. Dilurusin kalo ada yang bengkok.

Gimana caranya tuh ? Caranya, kamu akan dikenalkan simulator tartil berikut. Lihat kode-kodenya, kamu akan diajari cara membaca dan mengetuknya dengan SOP Tartil. Ini dia simulatornya.

update shilah qiroah

Ko’ ribed ya ? he he he…. belon belajar udah bilang ribed. Hanya 6 poin inti yang perlu kamu ingat dari simulator itu. Cuma 6, ga banyak.  Daaan…. ternyata, mau dibolak-balik kaya apa, pola tulisan dalam alquran dari lembar 1 sampai 604, ya hanya itu. Bolak balik, cuma itu. Jadi, kalo simulator itu kamu bisa kuasai, mahir, kamu pasti bisa baca quran dengan baik. Jadi, kamu diajari pola tulisan dan cara baca. Itu lebih cepat mengantarmu berhasil belajar membaca Alquran.

Cuma butuh investasi 1 jam pelajaran untuk membongkar kandungan ilmu dalam simulator tadi. Uniknya… kamu diajari langsung praktek bacanya. Jadi kamu fokus ke cara bacanya, sesuai SOP, dan ga harus hafal nama hukum tajwidnya. Walau ga tahu nama hukum tajwidnya, bacaanmu sudah disetir tartil dengan SOP tartil.

Setelah belajar simulator tadi, kamu akan diajak untuk menjalani latihan baca buku SQ yang sangat tipis.

sq

Terus lanjut ke juz 30 dan 29. Terus lanjut ke juz 28, 27 dan 26. Habis itu, kamu dikasih alquran madinah yang sangat mudah cara membacanya.  Oh ya… ?!

juz 30

Buku Alqur’an Rasm Utsmani Juz 30

juz amma yatasaa alun

Tampilan Isi buku Alqur’an Rasm Utsmani Juz 30, untuk pemula, dengan panduan simbol bacaan dengung 4 ketukan berarsiran warna merah

 

Mushafrasmutsmani

Sampai di sini, kalo kamu sudah merasa puas, kamu bisa praktekin sendiri di rumah, membaca alquran tartil dengan SOP tartil. Kalo belum puas, ingin belajar tajwid, kamu bisa langsung lanjut ke kelas Bimbingan Tahsin.

 

Bimbingan Tahsin (Selama 2 bulan, 16 pertemuan)

 

Kelas ini, buat kamu yang sudah lancar membacanya tapi belum tartil, panjang pendeknya ga karuan, bacaan dengungnya ga ketahuan, bunyi qolqolahnya ketelen (ga muncul), cara berhenti bacanya ngawur. Kalo kamu ga PD baca keras di area umum, atau bacanya nggrenyem ga jelas, itu indikasi kamu ada di level ini.

Selain mendapat materi terapi tartil, kamu akan diajak untuk mendalami ilmu tajwid. Di tingkat ini, bacaanmu akan disetel ulang menjadi rapih dan sekaligus mengenali nama-nama hukum tajwidnya.

Untuk belajar tajwidnya, kamu akan dapat materi-materi bagus dalam buku ini.

sampul tajwid

Di kelas ini, sambil belajar SOP ketukan dan ilmu tajwid, kamu dibimbing membaca Alquran dengan cara talaqqi (sistem tera bacaan). Guru memberikan contoh bacaan, kamu menirukan sesuai contoh guru. Kamu akan dapatkan talaqqi bacaan juz 30 dan 29.

Nah.. kalo kamu lulus dari kelas ini, kamu boleh ngikut kelas tahfizh atau menghafal Alquran. Tanda kalo kamu lulus kelas ini, bacaanmu tartil, bener kabeh, minim kesalahan. Tinggal poles aja bacaan tartilmu dengan alunan khas suaramu, itu akan menjadi bekal dan amal shaleh bagimu.

Sampai di sini, kalo kamu sudah merasa puas, kamu bisa praktekin sendiri di rumah, membaca alquran tartil dengan SOP tartil. Kamu juga bisa ajarin ilmu tajwid pada teman-temnmu. Kalo belum puas, masih ingin belajar, kamu bisa langsung lanjut ke kelas Bimbingan Tahfizh atau menghafal.

Bimbingan Tahfizh  (lamanya : sesuai kebutuhan)

Kelas ini, untuk kamu yang bacaannya sudah tartil dan minim kesalahan. Sebelum kesalahan-kesalahan hengkang dari lisanmu, kamu belum diperkenankan menghafal alquran. Kalo kamu memaksa menghafal dengan kualitas bacaan yang belum bagus, kamu akan menyesal. Karena kamu menghimpun bacaan/hafalan yang salah.

Di kelas ini, kamu akan dibimbing pelan-pelan secara hierarki, menghafal alquran dari juz 30, kemudian juz 29, kemudian juz 28, 27 dan 26.

Setelah 5 juz itu selesai, kamu akan dibimbing menghafal ke juz 1 dan seterusnya, hingga selesai 30 juz. Mudah-mudahan Allah SWT membimbingmu menapaki jalan ilmu, belajar Alquran.

 

Gitu Bro…. !! Gimana ? Mau belajar bersama kami ? Sayang lho.. kalo dilewatkan.

Timbang-timbang dulu ya… ?!

MTQ Bina Alquran, didirikan untuk menjembatani keinginankamu yang sudah dewasa tapi sulit mencari tempat yang cocok untuk belajar alquran.  Rata-rata lembaga tahsin/tahfizh alquran, hanya menerima siswa yang sudah bisa membaca. Lha… yang belum bisa membaca, kemana harus belajar ?

Itulah, mengapa MTQ Bina Alquran hadir. Walau sudah dewasa, kamu tidak perlu malu memulai belajar, walau dari NOL pisan. Insya Allah, kami suka hati dan sabar mendampingi kamu belajar.

 

Oke ? Jangan kelamaan mikir. Nanti semangatmu hilang. Kiamat sudah dekat.

Bersamaku, kamu tidak perlu malu. Ayo dahsyatkan dirimu.

Kutunggu kamu ya… ?!

Salaam,

Abi Supriyono

Supriyono

SMS / WA   083 807 347 267

email :  bina.alquran@gmail.com

 

 

 

Buku Tajwid Metode Ketukan

29 Mar

Melihat minat pembaca yang cukup tinggi, penulis berinisiatif membukukan isi materi dalam blog ini. Alhamdulillah, telah tersusun buku dengan judul “PANDUAN  TAJWID APLIKATIF, Kajian Dengan Pendekatan Teknik Ketukan”. Buku ini adalah buku tajwid yang lengkap, bersifat aplikatif dengan menggunakan teknik ketukan dan contoh yang banyak, pembahasan gamblang sehingga sangat mudah difahami. Insya Allah sangat bermanfaat bagi pembacanya.

sampul tajwid

DAFTAR ISI

PRAKATA

8

1. Tentang Buku ini

8

2. Kiat sukses mengikuti program tahsin

8

a.  Ikhlash karena Alloh

9

b.  Do’a yang banyak kepada Alloh

9

c. Tsabat (teguh tidak mudah putus asa)

9

Bab I MUQODDIMAH

13

Khobar Nubuwwah

14

Adab Tilawah Alqur’an

18

Pengertian Ilmu Tajwid

19

Hukum Belajar Tajwid

20

1. Fardlu ‘Ain

20

2. Fardlu Kifayah

22

Tujuan Belajar Tajwid

22

1. Lahnu Al-Jaliy

22

2. Lahnu Al-Khofiy

23

Isti’adzah

23

Basmallah

24

Keutamaan Isti’adzah

25

Cara Menyambung Isti’adzah, Basmallah dan Surat

27

Cara Menyambung dua surat

28

Bab II MENGENAL KETUKAN BACAAN ALQUR’AN

30

Pengertian Kharokat

31

Kunci Dasar Kharokat/Ketukan

32

Ilustrasi Ketukan

34

Kaidah Umum Ketukan Bacaan Alqur’an

35

1 Huruf Mati (sukun) Tetap Mempunyai Hak 1 Ketukan

37

LATIHAN

38

Hamzah Washol ($#) dan Huruf Mad , Hilang Ketukannya Bila Diikuti Huruf Mati/Sukun

39

Huruf Bertasydid  Mempunyai Hak 2 Ketukan

40

LATIHAN

41

Bab III MAKHORIJU AL-HURUF

43

Peta Makhroj

44

Makhoriju Al-Huruf

45

Sifat-Sifat Huruf

46

Latihan Makhroj dan Sifat Huruf

52

Bab IV Ghunnah

88

Ghunnah

89

Bab V SIFAT BUNYI “N”

91

Peta Sifat Bunyi “N”

92

Idh-har Khalqiy

93

LATIHAN

94

Idghom Bilaghunnah

95

LATIHAN

96

Iqlab

97

LATIHAN

98

Idghom Bighunnah

98

LATIHAN

100

Ikhfa’ Khaqiqiy

101

LATIHAN

102

Bab VI SIFAT BUNYI “M”

109

Peta Sifat Bunyi  “M”

110

LATIHAN

111

Bab VII M  A  D

112

Pengertian Mad

113

Peta Mad

114

Mad Thobi’i

115

Mad Badal

116

Mad Tamkin

118

Mad ‘Iwadl

119

Mad Shilah Qoshiroh

120

Mad Thobi’i Kharfiy

121

Mad Wajib Muttashil

122

Mad Jaiz Munfashil

123

Mad Shilah Thowilah

124

Mad ‘Aridl Lissukun

125

Mad Layyin/Lin

126

Mad Farqi

127

Mad Lazim Mukhoffaf Kalimi

128

Mad Lazim Mutsaqol Kalimi

129

Mad Lazim Mukhoffaf Kharfiy

130

Mad Lazim Mutsaqol Kharfiy

131

Bab VIII TAFKHIM  DAN  TARQIQ

132

Pengertian Tafkhim/Tarqiq

133

1. Huruf Isti’la  dan bunyi ikhfa’-nya

133

2. Lafadh Jalalah

134

3. Huruf RO

135

Bab IX I D G H O M

141

Pengertian Idghom dan Pembagiannya

141

1. Idghom Mutamatsilain

142

2. Idghom Mutajanisain

142

3. Idghom Mutaqoribain

143

Bab X HAMZAH QOTHO’  dan HAMZAH WASHOL

144

Hamzah Qotho’  dan Hamzah Washol

145

Hamzah Qotho’

145

Hamzah Washol

146

1. Hamzah washol  di awal bacaan dibaca berbunyi “A”

147

2. Hamzah washol  di awal bacaan dibaca berbunyi “I”

148

3. Hamzah washol  di awal bacaan dibaca berbunyi “U”

149

4. Hamzah washol  tidak dibaca namun muncul bunyi “NI” karena  didahului tanda tanwin

150

5. Perkecualian

151

Bab XI W A Q O F

152

Pengertian Waqof

154

Pembagian Waqof

155

1. Waqof Ikhtibari

155

2. Waqof Intidhori

155

3. Waqof Idlthirori

155

4. Waqof Ikhtiyari

155

Cara-Cara Berwaqof

159

Berwaqof  Pada Huruf  Berbaris Fatkhah, Kasroh, Dlommah dan Sukun   (a)

159

Berwaqof  Pada Huruf  Berbaris Fatkhah, Kasroh, Dlommah dan Sukun   (b – qolqolah)

160

Berwaqof  Pada Huruf  Berbaris Fatkhah, Kasroh, Dlommah dan Sukun   (c – hams)

160

Waqof Pada Huruf Terakhir Berbaris Tanwin Dlommah

161

Waqof Pada Huruf Terakhir Berbaris Tanwin Kasroh

161

Waqof Pada Huruf Terakhir Berbaris Tanwin Fatkhah

162

Waqof  Pada Huruf Berbaris Tanwin Fatkhahnya Huruf Ta’ Marbuthoh

162

Waqof Pada Huruf  ber-Tasydid  (a)

163

Waqof Pada Huruf  ber-Tasydid (b – Qolqolah)

163

Waqof  Pada Huruf  ber-Tasydid (c – Ghunnah)

163

Waqof  Pada Bacaan Dengung

164

Waqof  Pada Huruf  Mati + Huruf di-Sukun-kan

165

Waqof  Pada Huruf  Mati + Huruf di-Sukun-kan (Qolqolah)

166

Waqof  Pada Huruf  Mati + Huruf di-Sukun-kan (Hams)

167

Waqof  Pada Mad  (2 Ketukan)

167

Waqof  Pada Mad  (4 Ketukan)

168

Waqof  Pada Mad  (6 Ketukan)

169

Tanda-tanda Waqof

169

Bab XII GHORIBUN FILQUR’AN

170

Ghoribun fil Qur’an

173

1. Sajdah  pada ayat yang bertanda kubah  ) 173
2. Saktah 175
3. Isymam 176
4. Imalah 177
5. Tashiil 177
6. Naql 177
7. Nun Wiqoyah 178
8. Shifrul Mustadir 179
9. Shifrul Mustathil Qoim 179
1o. Perhatian  (sering terjadi kesalahan bacaan) 180
Bab XIII MENGENAL MUSHKHAF ROSMU AL-UTSMANI 184
Alqur’an Rosmu Al-Ustmani 185
Bentuk Fisik Alqur’an Rosmu Al-Utsmani 186
Perbandingan Alqur’an Cetakan Indonesia Dengan Alqur’an Rosmu Al-Utsmani Cetakan Timur Tengah 187
1. Perbedaan Khot (bentuk tulisan) 187
2. Perbedaan Penulisan Simbol 194
Bab XIIv KHOTIMAH 206
Khotimah 207
Indikasi Tahsin Tilawah Yang Sukses 207
Urgensi Hifdhul  Qur’an 209
Untaian Harapan Ahlul Qur’an 219
DAFTAR PUSTAKA 223
P E N U L I S 224

Contoh Hamzah Washol Yang Dibaca Berbunyi “I”

6 Mar

Contoh Hamzah Washol Yang Dibaca “I”

Pelatihan Tajwid Metode Ketukan

28 Nov

Seiring perjalanan waktu, kami mendapati artikel dalam blog ini sangat diminati pembaca. Statistik web menunjukan  bahwa mereka masuk ke website ini dengan menggunakan kata-kata pilihan yang mengarahkannya pada artikel-artikel tajwid yang kami sajikan.

Untuk membantu pembaca yang berminat mengumpulkan artikel tajwid, kami telah mengumpul dan mencetaknya menjadi sebuah buku berjudul:

“PANDUAN TAJWID APLIKATIF, Sebuah Pendekatan Dengan Metode Ketukan”, dengan ilustrasi gambar sampul sebagai berikut:

Edisi perdana buku ini, memuat materi-materi penting Tajwid setebal 70 halaman

DAFTAR ISI

Hukum Belajar Tajwid…………………………………………………

1

Tujuan Belajar Tajwid …………………………………………………

2

Kabar Langit ………………………………………………………………

3

Cara Membaca Isti’adzah, Basmallah dan Surat …………………

4

Cara Menyambung Dua Surat ………………………………………

5

Peta Makhroj ……………………………………………………………

6

Wazan Huruf ……………………………………………………………

7

Kunci Dasar Ketukan/Harokat ………………………………………

9

Ilustrasi Ketukan ……………………………………………………….

10

Kaidah Umum Ketukan Bacaan Alqur’an …………………………

11

1 Huruf Mati (sukun) = 1 ketukan ……………………………………

13

Huruf Bertasydid = 2 ketukan …………………………………………

16

Ketukan Al-Qomariyyah ………………………………………………

17

Ketukan Al-Syamsiyyah ………………………………………………

18

Ghunnah …………………………………………………………………

19

Peta Sifat bunyi “N” ……………………………………………………

21

Idh-haar Khalqiy …………………………………………………………

22

Idghoom Bilaa Ghunnah ………………………………………………

24

Iqlaab……………………………………………………………………….

26

Idghoom Bighunnah ……………………………………………………

28

Ikhfa’ Haqiqiy………………………………………………………………

30

Peta Sifat Bunyi “M” ……………………………………………………

32

Resume : Ketukan Dengung (4 harokat) …………………………

34

Mad……………………………………………………………………………

37

Peta Mad ……………………………………………………………………

38

MadThobi’I …………………………………………………………………

39

Mad Badal …………………………………………………………………

41

Mad Tamkiin ………………………………………………………………

42

Mad “Iwadl …………………………………………………………………

43

Mad Shilah Qoshiroh ……………………………………………………

44

Mad Thobi’I Kharfiy …………………………………………………………

45

Mad Wajib Muttashil ………………………………………………………

46

Mad Jaiz Munfashil ……………………………………………………….

47

Mas Shilah Thowilah ………………………………………………………

48

Mad ‘Aaridl Lissukuun ………………………………………………………

49

Mad Layyin …………………………………………………………………

50

Mad Farqi ……………………………………………………………………

51

Mad Lazim Mukhoffaf Kalimi ………………………………………………

52

Mad Lazim Mutsaqol Kalimi ………………………………………………

53

Mad Lazim Mukhoffaf  Kharfiy ……………………………………………

54

Mad Lazim Mutsaqol Kharfiy ………………………………………………

55

Waqof Pada Huruf Berbaris Fatkhah, Kasroh, Dlommah dan Sukun

56

Waqof Pada Huruf Berbaris Tanwin Dlommah/Kasroh ………………

58

Waqof Pada Huruf Berbaris Tanwin Fatkhah ……………………………

59

Waqof Pada Huruf Berbaris Tanwin Fatkhah (Terakhit Ta’ Marbuthoh)

59

Waqof Pada Huruf Bertasydid ……………………………………………

60

Waqof Pada Huruf Bertasydid (Terakhir Qolqolah) ……………………

60

Waqof Pada Huruf Bertasydid (Terakhir Ghunnah) ……………………

61

Waqof Pada Bacaan Dengung ……………………………………………

61

Waqof Pada Dua Huruf Sukun ……………………………………………

62

Waqof Pada Dua Huruf Sukun (Terakhir Qolqolah) ……………………

63

Waqof Pada Dua Huruf Sukun (Terakhir Hams) …………………………

63

Waqof Pada Mad (2 ketukan) ……………………………………………

64

Waqof Pada Mad (4 ketukan) ……………………………………………

65

Waqof Pada Mad (6 ketukan) ……………………………………………

65

Saktah ………………………………………………………………………

66

Isymaam ……………………………………………………………………

67

Imaalah ………………………………………………………………………

67

Tas-hiil ………………………………………………………………………

67

Naql …………………………………………………………………………

67

Mad Badal Asli ………………………………………………………………

68

Nun Wiqoyah ………………………………………………………………

69

Penulis ………………………………………………………………………

70

Untuk dedikasi terbaik, kami akan terus menyempurnakan buku ini sehingga dapat menjadi manual tajwid yang lengkap dan memuaskan hasrat belajar bagi pembaca.

Bagi anda yang berminat, dapat menghubungi kami melalui email:  bina.alquran@gmail.com  atau  priyono99@gmail.com

(HP : 0813-82738045  – supriyono)

Bila diperlukan, kami melayani pelatihan bimbingan tajwid metode ketukan ini.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Peta Makhroj Khuruf

20 Oct

Peta Makhroj Khuruf

ALIF atau HAMZAH ?

19 Oct

Saudaraku…….

Tahukan anda, perbedaan antara Alif dan Hamzah ? Atau keduanya adalah sama ?

Diantara kita masih banyak yang bingung membedakan antara Alif, Hamzah Qotho’ dan Hamzah Washol. Dimanakah bedanya ?

Sebagai ilustrasi, penulis menukil teks Alqur’an surat Albaqoroh ayat 22, sebagai berikut:

 

Saudaraku….

Khuruf dengan tampilan warna merah, itulah yang disebut dengan Hamzah Washol. Khuruf berwarna hijau disebut ALIF dan khuruf berwarna biru disebut Hamzah Qotho’.

HAMZAH QOTHO’

19 Oct

Saudaraku….

Kebanyakan di antara kita, tidak bisa membedakan antara  HAMZAH dan ALIF. Apakah keduanya berbeda ?

Tulisan ini akan memberikan gambaran perbedaan antara  Hamzah QOTHO’, HAMZAH WASHOL  dan ALIF.

Hamzah Qotho’ adalah khuruf hamzah yang selalu terbaca dengan bunyi A, I dan U.

Contoh berikut ini, mungkin akan memperjelas pemahaman tentang Hamzah Qotho’. Khuruf yang ditampilkan dengan warna biru, itulah yang disebut dengan Hamzah Qotho’. Sementara itu khuruf yang ditampilkan dengan warna hijau disebut dengan ALIF, sedangkan khuruf berwarna merah disebut sebagai HAMZAH WASHOL.

Saudaraku….

Bila anda menginginkan pembahasan yang lebih detil tentang hamzah qotho, anda dapat membaca di link berikut ini: http://nahwusharaf.wordpress.com/bahasa-arab/nahwu-shorof/kata-kerja-fiil/hamzah-washal-dan-hamzah-qatha/

HAMZAH WASHOL

19 Oct

Saudaraku….

Kebanyakan di antara kita, tidak bisa membedakan antara  HAMZAH dan ALIF. Apakah keduanya berbeda ?

Tulisan ini akan memberikan gambaran perbedaan antara  HAMZAH WASHOL, HAMZAH QOTHO’ dan ALIF.

Hamzah Washol adalah khuruf hamzah yang apabila berada paling awal, ia  dibaca dan  berbunyi A, I dan U. Ketika ada ditengah, Hamzah washol tidak terbaca.

Hamzah Washol berada di dua tempat. Ia muncul sebagai tanda kata benda bersamaan dengan khuruf LAM, dan ia selalu dibaca “A”. Ia juga muncul sebagai tanda kata kerja perintah (fi’il amr), dan ia mungkin dibaca dengan bunyi  “I” atau  “U”.

Contoh Hamzah washol yang dibaca berbunyi “A”

Contoh Hamzah washol yang dibaca berbunyi “I”

Contoh Hamzah washol yang dibaca berbunyi “U”

Contoh Hamzah washol yang dibaca berbunyi “NI”

Contoh Hamzah washol pada kata benda (isim), selalu dibaca berbunyi “I”

 

Contoh berikut ini, mungkin akan memperjelas pemahaman tentang Hamzah Washol.  Khuruf yang ditampilkan dengan warna merah, itulah yang disebut dengan Hamzah Washol. Sementara itu khuruf yang ditampilkan dengan warna hijau disebut dengan ALIF, sedangkan khuruf berwarna biru disebut sebagai HAMZAH QOTHO’.

Saudaraku….

Bila anda menginginkan pembahasan lebih terperinci tentang hamzah wahol, anda dapat membacanya di : http://nahwusharaf.wordpress.com/bahasa-arab/nahwu-shorof/kata-kerja-fiil/hamzah-washal-dan-hamzah-qatha/

ALIF

19 Oct

Saudaraku….

 

Kebanyakan di antara kita, tidak bisa membedakan antara ALIF dan HAMZAH. Apakah keduanya berbeda ?

Tulisan ini akan memberikan gambaran perbedaan antara ALIF, HAMZAH QOTHO’ dan HAMZAH WASHOL.

ALIF adalah khuruf mad. Fungsinya sama dengan khuruf  WAWU dan khuruf  YA, yaitu memanjangkan suara A, U dan I. Jadi kedudukan Alif, ia tampak di tulisan, namun tidak terbaca karena fungsinya hanya memanjangkan suara vokal dari khuruf sebelumnya.

Contoh berikut ini, mungkin akan memperjelas perbedaan itu.  Khuruf yang ditampilkan dengan warna hijau, itulah yang disebut dengan ALIF. Sementara itu khuruf yang ditampilkan dengan warna merah  disebut dengan HAMZAH WASHOL, sedangkan khuruf berwarna biru disebut sebagai HAMZAH QOTHO’.

Hmmmm……

 

 

Makhroj MIM

7 Oct

Khuruf MIM, keluar dari dua bibir yang dirapatkan

 

 

Penting  !

Perhatikan Perubahan Model Huruf

 

SIFAT-SIFAT:

Dari segi keluarnya nafas : JAHR

Dari segi tekanan suara : TAWASSUTH

Dari segi gerakan lidah : ISTIFAL

Dari segi pertemuan lidah + langit-langit : INFITAH

Dari segi (mudah/sukar) keluarnya khuruf : IDZLAQ

 

 

SIFAT KHURUF MIM SUKUN:

Khuruf  MIM  Sukun mempunyai sifat yang unik.

Disebut unik, karena suaranya berubah-ubah. Perubahan itu bergantung pada khuruf-khuruf yang mengikutinya. Hal itu tidak terjadi pada khuruf selainnya.  Karena keunikannya itulah, dalam pembahasan tajwid, pembahasan tentang sifat MIM  sukun dipisahkan dalam satu bab tersendiri, agar lebih mendapatkan perhatian.

Saudaraku….

Khuruf  MIM  Sukun (mati) menghasilkan suara konsonan “M”. Konsonan “M” itulah yang akan menjadi pokok pembahasan, karena sifatnya yang berubah-ubah.

Saudaraku….

Berikut ini adalah ringkasan dari sifat bunyi ‘M”:

  1. Bunyi “M” mempunyai sifat tetap (yaitu tetap dibaca “M” dan jelas dibaca “M”/tidak dengan suara lainnya) ketika diikuti oleh selain khuruf MIM dan BA sesudahnya . Dalam kaidah tajwid, sifat ini disebut dengan IDH-HAR SYAFAWI. Durasinya adalah 1 ketukan saja.
  2. Bunyi “M”  menjadi samar ketika bertemu khuruf  BA.  Dalam kaidah tajwid, sifat ini disebut dengan IKHFA’ SYAFAWI. Durasinya adalah 4 ketukan.
  3. Bunyi “M” akan menyatu  ketika bertemu  khuruf MIM sesudahnya. Menyatunya  suara “M” berakibat bertambahnya ketukan pada khuruf  MIM (yang ke-2)  menjadi 4 ketukan. Dalam kaidah tajwid, sifat ini disebut dengan IDGHOM MIMI atau IDGHOM MITSLAINI. Durasinya adalah 4 ketukan.

 

Sumber gambar :

Rauf, Abdul Aziz Abdur, PEDOMAN DAUROH AL-QUR’AN Kajian Ilmu Tajwid Disusun Secara Aplikatif, Markaz Al-Qur’an, Cetakan ke-11, Jakarta