Cara Membaca ISYMAM

29 Dec

ISYMAM adalah  menampakkan dhommah yang terbuang dengan isyarat bibir ketika membaca kata ‘LAATA’MANNA’ pada  surat Yusuf (12) ayat 11.  Isyarat bibir dimunculkan pada saat membaca GHUNNAH. Isyarat bibir dimunculkan dengan cara memajukan bibir atau memonyongkan bibir ketika sedang membaca GHUNNAH.

Cara membaca ISYMAM dapat digambarkan sebagai berikut:

Pada ilustrasi di atas, bacaan Ghunnah terjadi pada ketukan ke-6 s.d. ketukan ke-9. Dalam rentang ketukan ke-6 s.d. ketukan ke-9 itulah isyarat bibir (isymam) dimunculkan.

Pada ketukan ke-5, anda membaca ‘MAN’. Pertahankan lidah anda pada posisi bunyi ‘N’ hingga ketukan ke-9. Bunyi ‘N’ dari ketukan ke-6 hingga ketukan ke-9 tidak boleh terputus. Bunyi ‘N’ akan menghilang bersamaan dengan munculnya bunyi ‘NA’ pada ketukan ke-9.

Adapun isyarat bibir (isymam) dimunculkan pada ketukan ke-6. Ya, hanya satu ketukan saja. Majukan (monyongkan) bibir anda saat jatuh pada ketukan ke-6. Saat jatuh ketukan ke-7, isyarat bibir sudah hilang, dan tetap mempraktekkan bacaan ghunnah hingga ketukan ke-9. Itulah ilustrasi praktek isymam.

Untuk hasil terbaik belajar isymam, sangat disarankan agar anda bertalaqqi kepada guru Alquran.

Advertisements
%d bloggers like this: