Tag Archives: ikhfa’ syafawi

Cara Membaca Ikhfa syafawi

9 Nov

Cara membaca Ikhfa Syafawi adalah sebagai berikut:

Pada ketukan ke-5 anda mengucapkan ‘HIM’. Pertahankan bibir anda pada posisi pengucapan “M” hingga ketukan ke-9. Bersamaan dengan pengucapan ‘BI’ pada ketukan ke-9, bunyi ‘M’ pun menghilang. Bunyi ‘M’ dari ketukan ke-5 hingga menjelang ketukan ke-9 tidak boleh terputus. Jadi suaranya berdengung pada bunyi ‘M’. Itulah yang disebut dengan suara Ikhfa Syafawi.  Suara ‘M’  didengungkan dengan durasi selama 4 ketukan.

Ikhfa’ Syafawi

26 Oct

Ikhfa’ Syafawi merupakan sifat dari mim sukun. Ikhfa’ Syafawi adalah samarnya suara “M” ketika bertemu dengan khuruf  “BA”.

Durasi pembacaan Ikhfa’ Syafawi adalah 2 mad atau 4 ketukan.

Berikut ini adalah contoh bacaan Ikhfa’ Syafawi:

Bagaimana cara membacanya ?

Sifat MIM Sukun

25 Oct

Saudaraku…

Khuruf  MIM  Sukun mempunyai sifat yang unik.

Disebut unik, karena suaranya berubah-ubah. Perubahan itu bergantung pada khuruf-khuruf yang mengikutinya. Hal itu tidak terjadi pada khuruf selainnya.  Karena keunikannya itulah, dalam pembahasan tajwid, pembahasan tentang sifat MIM  sukun dipisahkan dalam satu bab tersendiri, agar lebih mendapatkan perhatian.

Saudaraku….

Khuruf  MIM  Sukun (mati) menghasilkan suara konsonan “M”. Konsonan “M” itulah yang akan menjadi pokok pembahasan, karena sifatnya yang berubah-ubah.

Saudaraku….

Berikut ini adalah ringkasan dari sifat bunyi ‘M”:

  1. Bunyi “M” mempunyai sifat tetap (yaitu tetap dibaca “M” dan jelas dibaca “M”/tidak dengan suara lainnya) ketika diikuti oleh selain khuruf MIM dan BA sesudahnya . Dalam kaidah tajwid, sifat ini disebut dengan IDH-HAR SYAFAWI. Durasinya adalah 1 ketukan saja.
  2. Bunyi “M”  menjadi samar ketika bertemu khuruf  BA.  Dalam kaidah tajwid, sifat ini disebut dengan IKHFA’ SYAFAWI. Durasinya adalah 4 ketukan.
  3. Bunyi “M” akan menyatu  ketika bertemu  khuruf MIM sesudahnya. Menyatunya  suara “M” berakibat bertambahnya ketukan pada khuruf  MIM (yang ke-2)  menjadi 4 ketukan. Dalam kaidah tajwid, sifat ini disebut dengan IDGHOM MIMI atau IDGHOM MITSLAINI. Durasinya adalah 4 ketukan.